Prodi PPPD

You are here Peraturan Akademik PPPD

Peraturan PPPD

Surel Cetak PDF

 

 

1. Prasyarat mengikuti program pendidikan profesi dokter Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unissula diperkenankan mengikuti kepanite-raan klinik jika:

a. Dinyatakan lulus tahap sarjana kedokteran

b. Dinyatakan lulus pada ujian OSCE Komprehensif-1

c. Telah mengikuti pembekalan persiapan kepaniteraan klinik dengan menunjukkan sertifikat

d. Telah mengucap sumpah janji mahasiswa dihadapan Direktur RS Pendidikan dan Dekan Fakultas Kedokteran

e. Melaksanakan registrasi tahap pendidikan profesi Dokter

f. Telah menandatangani tata tertib kepaniteraan klinik di atas materai

2. Untuk selanjutnya, peserta kepaniteraan klinik disebut sebagai Dokter muda

a. Dokter muda mendaftar di kepaniteraan klinik untuk memperoleh jadwal putaran/siklus rotasi klinik.

b. Dokter muda melakukan daftar ulang (registrasi) yang dilakukan setiap satu semester sekali.

c. Pendaftaran melampirkan bukti slip pembayaran asli.

3. Pembayaran biaya kepaniteraan klinik

a. Besarnya biiaya kepaniteraan klinik berdasarkan siklus bagian besar atau siklus bagian kecil yang ditetapkan oleh Fakultas dan dapat dilihat di pengumuman BAKORDIK.

b. Biaya tersebut dibayarkan ke Bank BPD paling lambat 4 minggu sebelum siklus yang akan berjalan.

4. Penentuan kelompok

a. Pembentukan kelompok ditentukan oleh BAKORDIK

b. Distribusi atau pembagian tempat rotasi klinik dokter muda di setiap bagian ditentukan oleh Koordinator Klinik berdasarkan rasio jumlah pembimbing dengan jumlah peserta didik yang tertuang di dalam standar pendidikan dokter Indonesia. Penentuan tempat kepaniteraan klinik ditetapkan 2 minggu sebelum pelaksanaan.

c. Pengumuman kelompok dapat dilihat di pengumuman BAKORDIK.

5. Pengaturan Rotasi Klinik (stase)

a. Dokter muda harus mengikuti jadwal rotasi klinik yang telah ditentukan oleh koordinator klinik

b. Diperkenankan bertukar tempat rotasi klinik atas persetujuan koordinator pendidikan bagian dan koordinator klinik.

6. Proses kegiatan kepaniteraan klinik

a. Pakaian

Berpenampilan rapih. Bagi laki-laki tidak diperkenankan berambut panjang (gondrong). Tidak diperkenankan mewarnai rambut kecuali dengan warna hitam dan coklat gelap (dark brown), kuku tidak panjang.

Mengenakan pakaian tugas semi jas warna putih berlengan pendek, bersih dan rapih serta mamakai tanda pengenal (name tag).

Bagi muslimah mengenakan busana muslimah sesuai dengan aturan BUDAI

Bagi laki-laki : mengenakan pakaian kemeja dan celana kain. Tidak diperkenankan memakai kaos oblong maupun kaos berkerah celana jeans dan celana pendek.

Memakai sepatu tertutup dan berkaos kaki, tidak diperkenankan memakai sandal maupun sepatu sandal.

b. Kehadiran

· Hadir setiap hari kerja (Senin-Sabtu) pada pukul 06.30-14.00 WIB (menyesuaikan jadwal) di RS Pendidikan Utama dan RS jejaring dan mengisi daftar hadir

· Mengikuti kegiatan jaga di bagian-bagian tertentu sesuai dengan jadwal jaga yang telah disepakati bersama dan mengisi daftar hadir jaga

c. Ijin/ ketidakhadiran dan cuti kepaniteraan klinik

· Jika berhalangan hadir, harus ada pemberitahuan awal secara lisan kepada dosen pembimbing klinik dengan menyebutkan alasan yang jelas dan disusul pemberitahuan secara tertulis (surat ijin dari orang tua/ wali, surat keterangan sakit dari dokter pemerintah) selambat-lambatnya 3 hari setelah ketidakhadiran.

· Apabila surat ijin dari orang tua/wali atau surat keterangan sakit dari dokter pemerintah terbukti palsu maka dokter muda akan dikenakan sanksi akademik sesuai peraturan yang berlaku di Fakultas Kedokteran Unissula.

· Pengajuan cuti kepaniteraan klinik dilaksanakan sebelum penentuan tempat rotasi ditetapkan. Lama maksimal cuti akademik disesuaikan dengan peraturan cuti akademik Universitas Islam Sultan Agung.

· Bagi Dokter Muda yang meninggalkan kegiatan pada stase bagian yang telah ditetapkan oleh koordinator klinik dengan alasan ijin selama 2-12 hari kerja untuk bagian besar atau 2-6 hari kerja untuk bagian kecil harus mengulang stase bagian tersebut selama jumlah hari yang ditinggalkan.

· Bagi Dokter Muda yang meninggalkan kegiatan pada stase bagian yang ditetapkan oleh koordinator klinik dengan alasan cuti maupun ijin lebih dari 12 hari kerja untuk bagian besar atau 6 hari kerja untuk bagian kecil harus mengulang stase bagian tersebut di akhir rotasi klinik.

· Dokter muda yang mengundurkan diri dari kegiatan kepaniteraan klinik pada siklus yang sedang berjalan atau meninggalkan kegiatan kegiatan kepaniteraan klinik tanpa ijin akan dikenakan sanksi berupa penundaan siklus berikutnya selama masa kepaniteraan klinik yang ditinggalkan.

d. Bimbingan

1) Definisi bimbingan klinik

Adalah Pemantauan, bimbingan dan feedback terhadap perkembangan pribadi, profesi dan pendidikan dalam konteks pelayanan dokter-pasien. Hal tersebut meliputi kemampuan untuk mengantisipasi kekuatan dan kelemahan seorang dokter terhadap situasi klinik tertentu untuk memaksimalkan keselamatan pasien

2) Pembimbing

· Pembimbing akademik/dosen wali klinik adalah dosen tetap FK Unissula yang juga bertugas sebagai dokter praktek spesialis di RS Pendidikan Utama (RS Islam Sultan Agung)

· Pembimbing klinik adalah dokter praktik spesialis, dokter mitra, serta dokter umum jaga UGD di RS jejaring dan di RS pendidikan utama yang telah diangkat sebagai dosen pembimbing klinik kontrak melalui SK Rektor

· Setiap dokter muda akan dibimbing oleh 1 orang pembimbing akademik (pembimbing akademik) dan 1 orang pembimbing klinik (pembimbing klinik)

· Setiap pembimbing Akademik membimbing maksimal 15 orang dokter muda

· Setiap pembimbing klinik membimbing maksimal 5 orang dokter muda

3) Waktu Pembimbingan

· Kegiatan supervisi akademik minimal dilakukan setiap 1 minggu sekali.

· Waktu pertemuan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati antara pembimbing dengan dokter muda

· Kegiatan supervisi klinik dilakukan selama dokter muda menempuh kepaniteraan klinik.

· Waktu kegiatan supervisi sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama. Frekuensi tatap muka dan jenis kegiatan supervisi mengacu pada ketentuan yang telah disusun oleh bagian

4) Tujuan Pembimbingan

· Pembimbing akademik akan memantau pencapaian kompetensi oleh dokter muda selama mengikuti kepaniteraan klinik melalui refleksi pembelajaran, penilaian log book, pemberian feedback.

· Pembimbing klinik akan memberikan bimbingan tutorial klinik, bedside teaching, mengajarkan ketrampilan procedural klinik, melakukan penilaian formatif dan summatif, memberikan feedback.

5) Tempat pelaksanaan Pembimbingan

· Tempat pelaksanaan kepaniteraan klinik di poli rawat jalan, bangsal, UGD, ruang kelas, skills lab.

· Selama mengikuti kepaniteraan klinik, dokter muda diharuskan selalu bersikap dan bertindak sesuai Kode Etik Kedokteran Indonesia

e. Ujian

Pelaksanaan penilaian proses diserahkan kepada bagian tempat Dokter Muda menjalani stase.

Dokter Muda wajib mengikuti penilaian

Ø Syarat pelaksanaan ujian summatif/ akhir bagian

Dokter Muda diperkenankan mengikuti ujian akhir bagian bila telah memenuhi penilaian proses (penilaian formatif dan penugasan serta prosentase kehadiran yang ditentukan oleh bagian) dengan menyerahkan buku kegiatan harian (Log Book) kepada koordinator pendidikan bagian masing-masing.

Dokter Muda mendaftarkan diri ke koordinator klinik bagian.

Ø Ketentuan mengulang ujian

Jika Dokter Muda memiliki tingkat penguasaan 53-59,9% (nilai C) maka mahasiswa tersebut mengulang ujian akhir dengan ketentuan sesuai dengan masing-masing bagian

Jika Dokter Muda memiliki tingkat penguasaan 46-52,9% (nilai D) maka mahasiswa tersebut mengulang rotasi klinik selama setengah masa stase rotasi bagian yang mengulang dan diikuti ujian perbaikan

Jika Dokter Muda memiliki tingkat penguasaan di bawah 45,9% (nilai E) maka mahasiswa tersebut mengulang keseluruhan rotasi klinik selama masa stase rotasi bagian yang mengulang dan diikuti ujian perbaikan

f. Yudisium

Ø Yudisium bagian

Yudisium dilakukan maksimal 1 minggu setelah pelaksanaan ujian akhir.

Ø Yudisium akhir rotasi klinik

Yudisium Fakultas dilaksanakan 4 kali dalam satu tahun yang dilaksanakan setelah pelaksanaan Uji Kompetensi (UKMPPD) atau sebelum sumpah dokter pada periode tersebut.

g. Siklus kepaniteraan klinik

Siklus awal kepaniteraan ditentukan oleh Koordinator akademik Klinik setelah mahasiswa klinik / dokter muda telah mendapat pembekalan pendidikan klinik.

h. Alur kegiatan Klinik

Alur Kegiatan pendidikan klinik PBL sebagaimana terlampir dalam buku pedoman Akademik

i. Persyaratan Rekomendasi Uji Kompetensi

- Lulus Osce Comprehensif 2

- Mengikuti bimbingan TBL dan CBT lokal

- Mengikuti Try Out Uji Kompetensi CBT